Jumat, 15 Januari 2016

Siapa Sih , Ibnu Batutah Itu ?

                                                           

  Oke nih , sekarang pembahasan saya nih yang pertama di blog ini adalah siapa sih sosok penjelajah islam yang sangat terkenal, termasyur dan juga menjadi inspirasi bagi kita, khususnya bagi kalian yang cinta banget sama traveling atau bertualang. Tapi sebelum itu mari kita mengenal profil beliau yang saya kutip dar www.wikipedia.org
  Nama asli beliau adalah Abu Abdullah Muhammad bin Battutah (bahasa Arab: أبوعبدﷲ محمد إبن بطوطة, Abu Abdullah Muhammad ibn Bathuthah) atau juga dieja Ibnu Batutah (24 Februari 1304 - 1368 atau 1377) adalah seorang pengembara Berber Maroko. Atas dorongan Sultan Maroko, Ibnu Batutah mendiktekan beberapa perjalanan pentingnya kepada seorang sarjana bernama Ibnu Juzay, yang ditemuinya ketika sedang berada di Iberia. Meskipun mengandung beberapa kisah fiksi, Rihlah merupakan catatan perjalanan dunia terlengkap yang berasal dari abad ke-14.
  Naah cerita pengembaraan beliau bermula ketika usia beliau sekitar duapuluh tahunan, beliau memulai perjalananya setelah menunaikan ibadah haji pada tanggal 14 juni 1325 M, dimulai dari perjalanan darat yang kebanyakan dilakukan dengan berjalan kaki menyeberangi Tunisia menuju negeri seribu menara Alexandria Mesir yang menurutnya Alexandria adalah pusat perdagangan dan memiliki angkatan laut terkuat di laut Mediterranean.
  Sebenarnya nih, beliau berniat untuk pulang kembali ke Maroko. Tapi nih, ketika beliau berada di tanah suci Mekkah, beliau melihat banyak sekali jema'ah haji yang berasal dari berbagai pelosok negeri di seluruh dunia. Akhirnya dari situlah beliau mulai memiliki niat untuk mengetahui tempat asal para jema'ah haji itu berasal. Dan itu merupakan titik awal sebuah ide pengembaraan yang spektakuler dan tentunya, wooow.
 
Mulai dari melintasi gurun pasir arab menuju iran, kemudian dilanjutkan menuju Mosul di India dan berlayar menuju Somalia pantai timur Afrika termasuk Ziela dan Mambiesa, setelah sebelumnya menjelajahi Aden. Dalam perjalanan itu beliau selalu tinggal minimal satu minggu di Negara yang di singgahinya.
  Dilanjutkan menyusuri Nubia, Nil Hulu, Kairo, Syria dan tiba di Lhadhiqiy dan belayar ke Alaya di pantai selatan di Asia Kecil. pada tahun1333 M, Ibnu Batutah melanjutkan pengembaraan melalui jalur darat melewati dataran Rusia hingga sampai ke istana Sultan Muhammad Uzbeg Khan di tepi Sungai Wolga. Sempat juga Ibn Batutah mengunjungi Kaisar Audronicas di Byzantium.
  Perjalanan ini tidak selalu mulus karena di kawasan Cambay di India, beliau sempat diserang dan di tawan gerombolan penyamun. Namun, Berkat permohonan seseorang beliau selamat dan dilepaskan.
Pengembaraan Ibn Batutah juga sampai ke wilayah Samudera Pasai (Aceh) dan sempat tinggal 15 hari di negeri yang beliau sebut sebagai Negeri nan hijau dan subur yang memiliki keidahan alam yang luar biasa. Sedangkan Dalam kunjungannya ke Cina, tercatat kekaguman Ibnu Batutah terhadap kekuatan armada besar yang dibangun mereka. Petualangan Ibn Batutah sang pengembara dari timur bahkan pernah sekilas di bahas dalam film NINJA ASSASSIN, dimana dikatakan bahwa Ibn Batutah pernah singgah di pemukiman Klan Ozunu yang terkenal sebagai ninja pembunuh bayaran paling sadis yang pernah ada.
  Beliau selalu menghabiskan sekitar seminggu di setiap daerah tujuannya, Ibnu Batutah berkunjung ke Ethiopia, Mogadishu, Mombasa, Zanzibar, Kilwa, dan beberapa daerah lainnya. Mengikuti perubahan arah angin, beliau bersama kapal yang ditumpanginya kembali ke Arab selatan. Setelah menyelesaikan petualangannya, sebelum menetap, beliau berkunjung ke Oman dan Selat Hormuz. Setelah selesai, beliau berziarah ke Mekah lagi.
  Setelah setahun di sana, beliau memutuskan untuk mencari pekerjaan di kesultanan Delhi. Untuk keperluan bahasa, Ibnu Batutah mencari penterjemah di Anatolia. Kemudian di bawah kendali Turki Saljuk, beliau bergabung dengan sebuah rombongan menuju India. Pelayaran laut dari Damaskus mendaratkannya di Alanya di pantai selatan Turki sekarang. Dari sini beliau berkelana ke Konya dan Sinope di pantai Laut Hitam.
Setelah menyeberangi Laut Hitam, beliau tiba di Kaffa, di Crimea, dan memasuki tanah Golden Horde. Dari sana Ibnu Batutah membeli kereta dan bergabung dengan rombongan Ozbeg, Khan dari Golden Horde, dalam suatu perjalanan menuju Astrakhan di Sungai Volga.

  Nah gimana nih teman-teman, semoga bermanfaat ya. Dan kalau kalian-kalian semua pengen tau nih tentang tokoh-tokoh islam lainnya, silahkan tulis di komentar nama tokohya. Oke kawan semoga senantiasa berada dalam lindungan yang Allah Swt., amin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar