Sabtu, 16 Januari 2016

Si Anak Payah Penuh Inspirasi

  Suatu hari ada seorang guru yang menanyakan tentang cita-cita kepada murid-muridnya di dalam kelas. Lalu masing-masing murid pun menuliskan cita-cita diselembar kertas. Akhirnya, satu persatu mereka ditanya oleh gurunya apa cita-cita mereka. Si ranking satu berkata " Arsitek bu ", ranking dua "dokter bu, ranking tiga "pengusaha bu, dan seterusnya hingga si anak ranking terakhir.Dan si guru pun bertanya "apa cita-cita kamu nak? " , teman-teman nya pun meledek dirinya, merendahkan, "ah, paling cuman tukang becak, diakan payah hahaha".
   Akhirnya, dengan penuh senyum dan kerendahan hatinya, diapun berkata "aku ingin menjadi penguhi jannatul firdaus bu, aku memang payah, aku memang susah untuk memahami pelajaran bu, selalu mendapat celaan dan hinaan karena aku hanya mendapat ranking terakhir di kelas. Tapi, ibuku selalu berkata kepadaku " nak, walaupun kamu hanya mendapat ranking paling bawah, ingatlah untuk terus berusaha, ranking hanyalah ranking, tidak akan menentukan kesuksesan, yang menentukan kesuksesan itu adalah dirimu sendiri nak, selalu tawadhu, berproses dengan baik, dengan kamu jujur dan ikhlas saja terhadap hinaan, ledekan dan apa saja yang menimpanya dirimu, ibu sudah bangga nak. Karena tujuan hidup ini semata hanya kepada Allah".
  Seketika, suasana kelas pun suntuk. Sang guru menangis dan terharu, karena kerendahan hati anak itu. Dan teman-temannya pun berebut kertas cita-cita tadi dan secara bergantian akhirnya mengganti semua cita-cita yang mereka tulis tadi.

Semoga Bermanfaat 🙏

Sumber: http://rasyidahsan.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar